Konjen AS Kuliah Umum di Jombang
JOMBANG–Konsul Jenderal Amerika Serikat (AS) di Surabaya Caryn McClelland menegaskan bahwa Amerika tidak sedang, dan tidak akan memerangi Islam. Hal itu diungkapkannya ketika memberikan Kuliah Tamu bertema “Muslim Life in America” di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Khoiriyah Hasyim Seblak, Jombang, belum lama ini.
“Bahkan sebaliknya, kemitraan kami dengan dunia Islam sangatlah penting, tidak hanya untuk menggulung ideologi kekerasan yang notabene ditolak oleh semua orang dari agama apapun, tetapi juga untuk memperluas kesempatan bagi orang-orang,” tandasnya mengutip pidato Presiden Obama di depan Parlemen Turki beberapa waktu lalu.
“Fokus kami adalah apa yang bisa kami perbuat, bersama-sama dengan orang-orang dari dunia Muslim, untuk memajukan harapan dan tujuan kita bersama,” tandas perempuan yang bertugas di Surabaya sejak pertengahan 2007 ini.
Dalam kuliah yang dihadiri oleh ratusan guru dan santri Pondok Seblak tersebut, Caryn juga menjelaskan bahwa jumlah masjid di AS bertumbuh sangat pesat dalam satu setengah dekade terakhir.
“Pada 1994, hanya terdapat 962 masjid di seluruh AS. Jumlah itu meningkat dua kali lipat dalam 15 tahun terakhir,” ujarnya.
Mengutip data Council on American-Islamic Relation (CAIR), ia menuturkan bahwa jumlah itu bertambah menjadi 1.209 masjid pada akhir 2000. Saat ini, sedikitnya terdapat 2000 masjid di seluruh penjuru negeri Paman Sam tersebut.
Menariknya, sekitar 65 persen muslim Amerika merupakan imigran. Sebagian besar berasal dari Arab, disusul Pakistan, Iran, Eropa, Asia Selatan dan beberapa negara lainnya. “Total populasi muslim di seluruh AS sekitar 2,35 juta jiwa,” imbuhnya.
Dari jumlah tersebut, umat Islam yang terlibat dalam kegiatan masjid hampir separuhnya berumur di bawah 35 tahun. “Jumlahnya sekitar 47 persen dari total populasi muslim,” tutur perempuan berambut pirang ini.
Peluang Beasiswa
Selain menjelaskan tentang kehidupan Muslim di AS dan kebijakan Obama, Caryn yang didampingi staf Public Affairs Section Esti Durahsanti juga menyampaikan informasi peluang beasiswa yang bisa diakses kalangan pesantren. “Peluang beasiswa di AS sangat banyak, asal Anda rajin meng-update informasi,” tuturnya sambil memberikan alamat situs web pengelola program beasiswa.
Untuk memotivasi santri, ia menuturkan bahwa universitas di AS akan senang jika jumlah mahasiswa asing mereka bertambah banyak. “Dengan cara itu, mereka akan lebih mengenali budaya dan masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Menurut Caryn, peluang pelajar Indonesia saat ini semakin besar karena faktor Presiden Obama. “Karena presiden kami banyak bertutur tentang keluarga dan pengalamannya di Indonesia, lebih banyak orang yang jadi ingin tahu tentang negara ini,” pungkasnya. (rn)
Sumber: Duta Masyarakat
Tags: caryn mcclelland, konsul, muslim as









